Atmosfer Bumi: Mengenal Lebih Dekat Tentang Meteor Chelyabinsk

Banyak dari masyarakat masih awam dengan ilmu astronomi. Untuk itu penting mengenalkan berbagai hal tentang kehidupan di luar angkasa. Seperti meteor, salah satu jenisnya yang pernah berhasil masuk ke atmosfer bumi adalah Chelyabinsk. Apa saja dampak bahayanya?

Pengertian Meteor sebuah Atmosfer Bumi

Sebelum membahas lebih jauh ada baiknya untuk mengenal lebih dahulu definisi benda langit satu ini. Meteor merupakan salah satu benda langit yang sangat  terang. Bahkan melebihi planet venus. Setiap harinya sebenarnya banyak sekali meteor melintas di sekeliling area bumi.

Namun jaraknya masih sangat jauh, jadi terpantau aman. Terkadang ada beberapa yang diperkirakan akan menabrak atau masuk ke atmosfer bumi. Hal itu bukan bualan belaka, sebab banyak juga kasus-kasus meteor meledak , salah satunya adalah Chelyabinsk  yang jatuh di atmosfer bumi.

Mengenal Lebih Dalam Perihal Meteor Chelyabinsk

Dinamakan Chelyabinsk karena memang meteor ini jatuh di atas kota Chelyabinsk Rusia. Kejadiannya sekitar 7 tahun lalu, pada tanggal 15 Februari 2013 sudah terjadi ledakan disertai gempa mengguncang daerah tersebut. Berikut ini fakta-fakta menarik mengenai terjadinya ledakan tersebut.

  1.     Ukuran Meteor Sangat Besar

Meteor yang jatuh tersebut diperkirakan berukuran sebesar gedung tingkat 7 lantai dengan diameter mencapai hampir 20 meter. Bisa dibayangkan betapa dahsyatnya guncangan yang dihasilkannya. Meteor tersebut melesat di langit Rusia dengan kecepatan lebih dari 50.000 km per jam.

Bahkan 45.000 km per jam saja sudah bisa meluluh lantakan satu desa. Ledakan tersebut membuat langit Rusia tampak cerah sekali, bahkan beberapa kota dengan jarak lumayan jauh dengan Chelyabinsk bisa melihatnya secara langsung alias hanya dengan mata telanjang saja.

  1.     Kerusakan Parah Yang Disebabkan

Atmosfer bumi tidak mampu menahan meteor Chelyabinsk masuk ke area bumi sehingga terjadilah berbagai kerusakan luar biasa. Setidaknya ada 1.500 penduduk setempat mengalami luka, serta ribuan rumah rusak berat, hancur tak bersisa. Tak hanya itu hutan beribu hektare pun lenyap di tumpuk tanah.

Sampai saat ini meteor Chelyabinsk masih menjadi objek langit terbesar yang memasuki area bumi. Setelah pada tahun 1908 ada meteor Tunguska yang memakan korban jiwa lebih banyak lagi.