Perbedaan Harga Beton Cor Per Unit Truck

Untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Banten, Bandung, Cikarang, Cikampek, Karawang, Sukabumi, dan sekitarnya, berikut informasi perbedaan harga beton precast cor jayamix per unit truck. Untuk informasi dan pemesanan, Anda bisa menghubungi bagian marketing. Jika masih ragu atau pun bingung, bagian marketing bisa membantu Anda.

Bila dibandingkan dengan supplier beton lainnya, layanan penjualan beton jayamix memanglah sangat murah dan bersahabat. Terintegrasi langsung dengan batching plant terdekat yang ada di lokasi proyek Anda merupakan salah satu keunggulan yang dimiliki. Dengan begini, biaya mobilisasi yang dikeluarkan dapat dipangkas menjadi lebih murah dan dapat disesuaikan.

Beton cor truck standard

Pengiriman beton cor menggunakan truck mixer jenis tronton dengan 10 roda dan dilengkapi dengan media penyimpanan beton cair berupa molen, dan ini berimbas pada harga beton per truck mixer standard yang lebih murah dibanding harga beton truck mini mix.

Yang menjadi salah satu faktor penentu harga beton ready mix per meter kubiknya adalah apabila dilihat dari daya angkut beton, dalam sekali pengiriman satu unit truck mixer standar mampu mengangkut beton hingga 7  sedangkan mini mix tidak mampu.

Beton cor mix mini (mini mix)

Dibandingkan dengan harga beton per unit standar, harga beton per unit mini mix memang terbilang relatif sedikit lebih mahal karena perhitungan jumlah armada yang dibutuhkan. Berbeda dengan harga beton cor truck standard, jenis truck mixer mini hanya mampu mengangkut beton cor maksimal 3

Sehingga untuk pengiriman beton sebanyak 7  membutuhkan dua unit truck yang tentunya berpengaruh terhadap harga beton jayamix per  nya. Dengan adanya penambahan biaya mobilisasi, seperti: unit truck mixer, bahan bakar, driver, dan lain-lain maka harga beton cor jayamix menjadi lebih mahal.

Perbedaan harga beton cor sendiri selain tergantung unit truck mixer juga tergantung dari tiga jenis mutu dan kwalitas yang sesuai dengan peruntukan beton cor tersebut, yakni: mutu beton struktural (meliputi KB0, K100, K125, K175, dan K200); mutu beton non struktural (meliputi K225, K250, KK275, dan K300); dan mutu beton prategang (meliputi K325, K350, K375, K400, dan K500).